Referensi:
- Chaer, Abdul. 2015 Folklor Betawi: Kebudayaan & Kehidupan Orang Betawi. Depok: Masup Jakarta.
- Kleden-Probonegoro, Ninuk L. 1987 Teater Topeng Betawi sebagai Teks dan Maknanya, Suatu Tafsiran Antropologi. Disertasi Doktor tidak diterbitkan. Depok: Universitas Indonesia.
- Parani, Julianti 2017 Bunga Rampai Seni Pertunjukan Kebetawian. Jakarta: IKJ Press.
- Ruchiat et. al 2000 Ikhtisar Kesenian Betawi Jakarta: Dinas Kebudayaan DKI Jakarta.
- Ruchiat 2016 Topeng Cisalak Melanglang Jaman. Tidak diterbitkan.
- Shahab, Yasmine Zaki 2004 Identitas dan Otoritas: Rekonstruksi Tradisi Betawi. Depok: Laboratorium Antropologi, FISIP UI.
Note: Sebetulnya pengelompokkan orang Betawi yang dilakukan oleh ahli Betawi berdasarkan lokasi tempat tinggal, telah ditentang oleh orang Betawi sendiri karena dianggap memecah belah persatuan Betawi. Namun, pengelompokan ini masih dianggap penting untuk dilakukan sebagai pisau analisis dalam membahas persoalan Betawi.